Pulang.
Aku berjalan menuju simpang jalan Mengenakan pakaian hitam Beserta fantofel setinggi 7 centi Derap langkahku memecah kesunyian Dengan irama di tiap langkahnya Koran seharga duaribu telah kugelar rapi Untukku dan kamu, sebagai alas duduk nanti Kubawakan persembahan terbaik;seluruhku Sembari meramu kata demi aksara, Menanti deru astrea tua;milikmu Malam disekitarnya bisu,kelam dan tiada suatu gerak apapun Aku menanti dengan luka basah tanpa jahitan Sembari disetubuhi sesal secara brutal Tak mengenal kata ampun Menjadi ibu dari seorang cinta yang ku lahirkan–seorang diri Yk,30 April 2019