cinta, katanya
"Sebentar saja, aku ingin" rengek lelaki tua kepada istrinya; Suminah.
"Tapi, saya lelah" tolak Suminah pasrah.
Lampu Parjo matikan, pakaian ia tanggalkan.
Ah, tapi mana peduli kata lelah ketika lelaki tengah berahi. Melayani bukankah kewajiban seorang istri?
****
"Kau ingin ke Nias bukan? Sebagai istri kamu berhak menerima ini." Parjo meletakan lembaran seratusribuan.
Suminah terdiam,matanya sibuk menghitung lembaran uang. Pikirannya melayang, membayangkan hal yang selama ini paling ia idamkan; Suku Banuaha.
****
Cahaya matahari menyelinap masuk melalui celah lubang atap gubuk reyotnya. Suminah terbangun. Rupanya ia bermimpi, seusai kelelahan bercinta semalaman.
Mimpi ke Nias Suminah lupakan, sprei berantakan ia rapikan.
Yk, 28 April 2019
Komentar
Posting Komentar