Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

tanpa nama

Malam semakin larut. Seorang gadis duduk termangu, terpaku melihat ketiadakadaan cahaya yang menjadikan bangunan putih angkuh di hadapannya tak nampak. Hanya menyisakan gemerlap lampu warna-warni. Air begitu tenang, memantulkan cahaya keemasan bulan. Gadis itu merajut baju hangat, dari pintalan benang deritanya. Sesekali ia bisikkan kepada langit atau ilalang yang tak terjamah manusia. Menyanyikan kidung dari jeritan batinnya paling lirih. Menimang hati yang sudah lama ia tidurkan.     "Kamu sedang apa? Terlalu malam dan dingin untuk  duduk di tepi waduk sendirian. Kamu bisa sakit" tanya seorang pria yang entah datangnya darimana. "Jangan merasa tau tentang diri saya, atau saya akan menganggap diri Anda pria  asing menyebalkan" balasnya dengan mata enggan berpaling dari bangunan. "Kamu terlalu lembut untuk berlagak kasar, Nona" Gadis itu mengabaikan pria yang mengatur posisi duduk di sebelahnya. "Maaf, saya merokok" "Tak apa, saya suka,...