sebuah surat

Bait-bait di bawah ini adalah untukmu
Untukmu yang telah bersamaku, sejak setahun yang lalu.

Tak ada yang ingin kuucapkan selain terima kasih dan, maaf

Pacarku benar, aku tidak pernah benar-benar memaafkanmu–bahkan sejak setahun lalu

Maksudku, istirahatlah wahai diriku.
sakit dan perih yang cukup
isak dan raunganmu sudah cukup lantang untuk didengarkan dinding dan langit-langit

Dari setiap semua perbuatan yang biasa kau lakukan, aku sangat berharap kau tidak melakukan hal yang paling sering aku lakukan. Aku benci mengakuinya, tapi maaf, aku sering menyakitimu

Perlakukan dirimu dengan baik. Dengan lebih sering melumurimu dengan body scrub, mewarnai kuku-kuku mu dengan warna yang lucu, membasahi rambutmu dengan aroma wangi, menyemprotkan spray ke seluruh kamarmu, dan hal lain yang kamu sukai.

Hiduplah seperti sapi cantik yang lari-lari di Switzerland, yang tak pernah menyesali takdirnya sebagai sapi, I think. Seharusnya, sekarang tidak ada lagi penyesalan dalam hidupmu. Jika masih ada penyesalanmu yang tersisa, maafkanlah aku, aku telah gagal.

Berikan perayaan dan perjamuan terbaik untukmu. Berikan untukku kegembiraan. Kuberikan untukmu perubahan. Berikan padaku kejujuran. Kuberikan untukmu kewajaran. Terakhir, berikan aku senyum kemenanganku yang telah berhasil hidup sampai saat ini.

Aku percaya, jika hati mampu bertahan sampai menemukan babak baru, hati akan lebih hebat. Kuat namun lembut, tegas namun toleran, liar namun penyayang.

Hari ini, ya hari ini adalah hari yang sangat ku nantikan
Babak baru
Hari dimana semua dimulai, dengan merepotkan orang lain, dengan kasih sayang orang lain, dengan mencintai orang lain.




Yk, 9 Oktober 2021

Komentar